Tontonan Anime Ringan Mengenai Berkemah - Review Anime Yuru Camp - Keyibe
News Update
Loading...

Wednesday, February 3, 2021

Tontonan Anime Ringan Mengenai Berkemah - Review Anime Yuru Camp

Tontonan Anime Ringan Mengenai Berkemah - Review Anime Yuru Camp


Tontonan Anime Ringan Mengenai Berkemah - Review Anime Yuru Camp


Nah pada postingan kali ini kita akan mereview anime yuru camp yang mungkin kamu akan tertarik dengan anime yang satu ini karena anime dengan alur cerita yang ringan mungkin bisa mengatasi kebosanan mu didalam menghadapi pandemi.

Oke inilah Review Anime Yuru Camp

=====================

Judul : Yuru Camp (Bahasa Inggris: Laid-Back Camp)

Genre : Slice of Life, Komedi

Studio : C-Station

Jumlah Episode : 12 (S1), 12 (S2)

Status : Tamat (S1), Ongoing (S2)

Skor di MyAnimeList : 8.27 (S1), 8.59 (S2)

SINOPSIS:

Meskipun liburan yang sempurna untuk sebagian besar gadis seusianya adalah liburan mewah bersama orang yang mereka cintai, cara ideal Rin Shima untuk menghabiskan hari liburnya adalah dengan berkemah sendirian di kaki Gunung Fuji. Dari mendirikan tendanya hingga mengumpulkan kayu bakar, dia selalu melakukan semuanya sendiri, dan tidak berencana meninggalkan dunia kecilnya yang sunyi.

Baca Juga : 7 Rekomendasi Anime Movie Terbaik Yang Harus Kamu Tonton!

Namun, apa yang dimulai sebagai salah satu sesi berkemah biasa Rin entah bagaimana berakhir sebagai pertemuan kejutan antara dua orang ketika Nadeshiko Kagamihara yang tersesat terpaksa menumpang di perkemahannya. Awalnya berniat untuk melihat pemandangan Gunung Fuji yang indah untuk dirinya sendiri, rencana Nadeshiko terganggu ketika dia akhirnya tertidur di tengah perjalanan ke tujuannya. Sendirian dan tanpa pilihan lain, dia mencari bantuan dari satu-satunya orang di dekatnya.

Meskipun perkenalan mereka tergesa-gesa, kedua gadis itu tetap menikmati malam yang dingin bersama, makan ramen dan bercakap-cakap sambil ditemani hangatnya api unggun. Dan bahkan setelah saudara perempuan Nadeshiko akhirnya menjemputnya malam itu, kedua gadis itu diam-diam merenungkan kemungkinan bahwa mereka suatu saat akan berkemah bersama.

ULASAN:

Jika kalian sebelumnya pernah atau bahkan gemar berkemah di alam terbuka, maka kalian akan menikmati Yuru Camp. Mungkin kalian ragu atau bertanya-tanya: sebuah anime dengan konsep berkemah? Halah, paling membosankan!

Itu adalah apa yang saya pikirkan sebelum mencicipi anime ini. 

Karena sebagai tipe orang yang sangat jarang menonton genre slice of life atau CGDCT (cute girls doing cute things), Yuru Camp termasuk pengalaman baru untuk saya secara pribadi.

Setelah tahu bahwa anime ini cenderung lebih ramai dibicarakan ketimbang genre slice of life sejenis lainnya, saya menyimpan ekspektasi tinggi untuk Yuru Camp. Dan ternyata, ekspetasi saya bukan hanya terpenuhi, namun justru terlampaui.

Cerita: 8/10

Sama seperti anime slice of life pada umumnya, Yuru Camp memiliki plot cerita yang sederhana dan mudah dicerna karena dimaksudkan untuk ditonton sambil bersantai.

Kendati demikian, Yuru Camp tidak serta merta mengandalkan cewek-cewek imut saja. Namun mereka juga menyisipkan beberapa info, tips atau hal-hal unik seputar perkemahan.

Seperti cara membuat api unggun yang benar, tata cara dan etika dalam berkemah, ataupun menu-menu makanan yang cocok untuk dibawa berkemah.

Yuru Camp tidak hanya berhasil sebagai anime santai yang nyaman ditonton, namun juga berhasil sebagai anime edukatif.

Satu lagi, komedi di anime ini benar-benar sukses membuat saya ngakak habis-habisan. Walaupun terkadang receh.

Visual: 9/10

Saya sendiri gak ragu-ragu buat ngasih label kalo Yuru Camp ini bukan anime murahan. Mulai dari desain karakter, background dan semuanya benar-benar gak sekedar dibuat dengan setengah hati. 

Landscape atau pemandangan baik ketika pagi hari atau malam hari benar-benar indah dan menyejukkan mata. Gunung Fuji, Hutan, Pantai, Kota di malam hari, semuanya layak mendapat nilai A+.

Terutama makanannya yang terkadang membuat ngiler.

Studio C-Station juga sukses membuat Yuru Camp menjadi anime yang unik dan estetik dengan visual openingnya.

Musik: 9/10

Baik lagu pembuka maupun penutupnya, keduanya sama-sama enak didengar walaupun mereka memiliki hawa yang berbeda.

Baca Juga : Inilah 7 Drama Korea Terbaik Adaptasi Dari Webtoon!

Lagu pembuka di kedua musim Yuru Camp selalu dibawakan oleh Asaka dengan lagu-lagu yang membuat ceria dan semangat, sedangkan lagu penutup yang dibawakan oleh Mbak Eri Sasaki memiliki nuansa melow dan cocok untuk dibawa bersantai (apalagi sambil berkemah).

Selain itu, soundtrack di Yuru Camp juga 100% legit untuk didengarkan ketika bersantai. Entahlah, ada vibes Animal Crossing dan Harvest Moon kalo menurut saya.

Karakter: 8/10

Rin yang kalem, Nadeshiko yang ceria, Aki yang relatable dan Aoi yang imut. Benar-benar sebuah komposisi yang seimbang sih. Interaksi antar karakter juga enak untuk ditonton.

=========

Kesimpulan:

Yuru Camp bukan anime murahan yang dibuat dengan setengah hati, terlihat betul dengan effort yang dikerahkan oleh studio C-Station, sehingga berhasil menciptakan sebuah anime santai yang menakjubkan dari segala aspek.

Kalian tidak harus jadi penikmat genre Slice of Life akut untuk mengikuti Yuru Camp, karena saya yakin anime ini bersifat universal dan bisa dinikmati semua kalangan.

Oh, dan sejauh ini hampir gak ada lewd scene di Yuru Camp, jadi aman untuk ditonton oleh semua umur.

Ulasan ini datang dari seseorang yang gapunya background perkemahan selain persami SMA. Itupun gabisa nyantai gara-gara diatur-atur.

Untuk Info lebih lengkap, kalian bisa mengunjungi entri anime Yuru Camp di tautan berikut: https://myanimelist.net/anime/34798/

Yuru Camp bisa ditonton secara legal dengan subtitle Indonesia di kanal YouTube: Ani-One.

Oke itulah yang bisa saya sampaikan didalam artikel ini, Tetap berlangganan di keyibe.my.id pastinya akan banyak informasi menarik yang mungkin kamu bakalan tertarik.

Sayonara minna 😆✌

CC : Raditya Pamungkas Forster

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done